Dipostkan oleh @Vtp pada May 5, 2016

IMG20160505155918qqqqq

Pabbajja samanera merupakan program yang diadakan dengan memberikan kesempatan pada Upasaka (laki) untuk menjalankan kehidupan tanpa berumah tangga (samana atau Pabbajita). Sedangkan Program Pabbajja Samanera merupakan  suatu program andalan yang diselenggarakan oleh Sangha Theravada Indonesia yang bekerja sama dengan Vihara-Vihara besar di Indonesia. Pada kesempatan  ini,  Vihara Tanah Putih mendapatkan kepercayaan untuk mengadakan Program Pabbajja  yang waktu pelaksanaan bertepatan datangnya hari Raya Waisak.(05/05/16)

Program Pabbajja di Vihara Tanah Putih merupakan program ke LXVIII/2016 yang  berlangsung dari tanggal 09-23 Mei 2016 dan diketuai oleh Bhikkhu Cattapiyo dengan pengawasnya Bhikkhu Dhammamitto. Berkaitan Pabbajja tersebut, Vihara Tanah Putih telah berbenah diri untuk menyambut datangnya para peserta. Pada tanggal 05 Mei 2015, peserta dari berbagai kota  telah berdatangan untuk mengikuti program ini. Selaku pengawas dan ketua Program Pabbajja, Bhikkhu Dhammamitto  Bhikkhu Cattapiyo mengucapkan selamat datang  kepada peserta pabbajja  dan mengucapkan selamat berlatih dan berjuang untuk mencapai kebahagiaan maupun kedamaian batin melalui praktik sila, Samadhi, dan panna.

Dilanjutkan oleh Bhikkhun Dhammamitto mengharapkan kepada para peserta pabbajja dapat mengikuti Pabbajja sampai selesai. Hal tersebut disampaikan mengingat sungguh sulit untuk mendapatkan kesempatan menjalani kehidupan pabbajita. Ketika seseorang mendapatkan kesempatan, hendaknya diselesaikan sampai tuntas serta mengharapkan para peserta untuk menggunakan kesempatan dengan  sebaik-baiknya. Seseorang yang menggunakan kesempatan dengan sembrono akan menyisakan penyesalan diwaktu-waktu akan datang. Perlu diingat bahwa kesempatan hanya datang sekali dan tidak datang untuk kedua kalinya. Oleh karena itu, peserta diharapkan untuk sungguh-sungguh berlatih.

Para peserta diminta melakukan registrasi ulang di tempat yang telah ditentukan yaitu di teras dhammasala Vihara Tanah Putih Semarang. Peserta yang telah mendaftar ulang akan mendapat baju putih dan sarungnya, perlengkapan makan dan minum, serta buku paritta suci dan buku panduan samanerasikha. Selanjutnya, peserta diminta untuk memakai kain putih-putih dan mengumpulkan semua barang kepemilikannya untuk dititipkan ke panitia pabbajja. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kecurangan-kecurangan dari peserta pabbajja.

Para peserta pabbajja telah menjalani praktik atthasila dimana salah satunya tidak makan setelah lewat tengah hari. Harapannya, semoga semua peserta telah menjalani delapan sila sehingga dalam praktinya nanti tidak mengalami hambatan-hambatan. Semoga semua berkembang dalam keyakinan pada Buddhasasana

Oleh: Bdm

 

0 Responses to Vtp

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × four =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



No comments

    • Search Blogs

    • Vihara Tanah Putih